Wed 10th Oct, 2007, Daily

Speechless …

* Campur aduk … *

Pengen posting tapi nggak tau mau ngomong apa (sebenernya tau sih tapi nggak tau harus mulai dari mana, dan berakhir dimana, karena… ya karena campur aduk itu tadi) *crying*

Berasa sangat sedih, melihat keadaan di sekeliling sini. Di moment yang seharusnya kita semua sambut gembira, beberapa wajah muram bertebaran disana sini. Terutama bagi mereka, para kepala keluarga yag menggantungkan nasib keringatnya, mempertaruhkan garis rejekinya disini… *keep crying…*

Alhamdulillah saya memperoleh nikmat Allah lewat suami. Ya Allah, tiada habisnya nikmat yang Engkau berikan kepadaku, Alhamdulillah *deeply crying*. Andaikata rejeki yang aku terima ini bisa memberikan kenikmatan juga kepada orang lain, kepada saudara-saudaraku, ingin rasanya aku bisa memberikan semua yang kumiliki kepada mereka semua. Biar mereka semua bahagia, biar keluarga mereka bahagia dan tersenyum, biar kami semua bisa tersenyum bahagia…  *hopelessly crying*

Ya Allah ya Rabbi, mudahkanlah jalan kami, berkahilah kami, jadikan kami semua menjadi hamba-hambaMu yang selalu bersyukur, ikhlas dan ridho berjalan menikmati segala cobaan dan anugerah yang Engkau berikan. Amin… *smile*   

Wed 3rd Oct, 2007, in Holy Qur'an

Maka, berTahajudlah …

Dear friends, 

Di dalam Al-Qur’an tercantum beberapa perintah Allah untuk melaksanakan shalat tahajud, yaitu :

  • Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah (QS. Al-Ahzab:21)
  • Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka (QS.al-Furqan:64)
  • Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabb-nya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan segala apa yang Kami berikan, Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan (QS.as-Sajadah:16-17)
  • Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut pada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya ? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? Sesungguhnya orang yang berakal-lah yang dapat menerima pelajaran (QS.az-Zumar:9)
  • Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar (QS.adz-Dzariyat:17-18)
  • Dan bertasbihlah kamu kepada-Nya di malam hari dan setiap selesai sembahyang (QS.Qaf:40)
  • Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah kepadaNya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-binatang (di waktu fajar) (QS.at-Thur:48-49)
  • Dan pada sebagian malam, maka bersujudlah kepadaNya dan bertasbihlah kepadaNya pada bagian yang panjang di malam hari (QS.al-Ihsan:26)
  • Allah SWT juga memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk melakukan shalat di waktu-waktu malam, dan Rasulullah pun melakukannya: 1. Hai orang yang berselimut(MUhammad), 2. Bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), 3 (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, 4. Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an dengan perlahan-lahan, 5. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat, 6. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacanaan di waktu itu lebih berkesan (QS.al-Muzzammil:1-6)

Friends, yuuk kita simak salah satu do’a setelah shalat tahajud dibawah ini. Resapi deh maknanya yang sangat indah, bacalah dengan perlahan dan berbisik, dengan tawaddu’ (merendahkan diri), khidmat, dalam hening malammu, disudut kamarmu, bersimpuhlah, ‘curhat’ berdua dengan-Nya :

"Wahai Allah! Sesungguhnya Engkau telah menciptakanku dengan sempurna, dan Engkau membimbingku ketika kecil, dan Engkau memberikan rezeki yang mencukupi. Wahai Allah! Aku mendapati diriku atas apa yang Engkau turunkan dan Engkau juga memberikan kabar gembira kepada hamba-hambaMu dan Engkau berfirman, Wahai hamba-Ku yang telah melampaui batas! Janganlah kamu berputus asa atas rahmatKu. Sesungguhnya Allah akan mengampuni dosa-dosamu semuanya.

Namun, telah sampai kepadaku apa-apa yang telah Engkau ketahui dan Engkau lebih tahu daripadaku. Alangkah buruknya apa yang dicatat oleh kitab-Mu tentangku! Kalaulah tidak ada tempat yang bisa aku harapkan dari ampunan-Mu yang meliputi segala sesuatu, pastilah aku akan menjerumuskan diriku ke dalam keputusasaan. Kalaulah ada yang bisa lari dari Tuhan, pastilah aku yang lebih berhak lari dari-Mu dan bagi-Mu tidak ada yang tersembunyi di bumi dan di langit, kecuali Engkau mengetahuinya. Engkau adalah pembalas dan penghitung yang sempurna. Wahai Allah! Engkau mencariku jika aku melarikan diri dari-Mu dan mendapatiku jika aku lari dari-Mu. Inilah aku dihadirat-Mu, tertunduk, rendah, dan hina, jika Engkau menyiksaku karena aku memang pantas untuk itu.  

Wahai Allah! Keadilan berasal dari-Mu dan jika Engkau mengampuniku maka dahulu juga ampunan-Mu telah meliputiku dan Engkau limpahkan kepadaku afiat-Mu. Aku meminta kepada-Mu wahai Allah dengan nama-namaMu yang tersimpan dan Engkau singkapkan hijab dengan karunia rahmat-Mu kepada jiwa yang lemah dan tulang-tulang yang selalu berkeluh kesah, yang tidak kuat menahan panasnya matahari, maka bagaimana (aku) akan tahan dengan api neraka? Yang tidak tahan mendengar suara petir, maka bagaimana mungkin tahan terhadap suara kemarahan-Mu? Rahmatilah aku wahai Allah karena aku adalah hamba yang lemah, nilaiku sangat rendah, sisksaan atasku tidak akan menambah keagungan-Mu sebesar atom pun. Kalau memang siksaan atasku bisa menambah kekuasaan-Mu, maka aku mohon supaya engkau bersabar dan cintaku hanya untuk-Mu.

Namun, Kekuasaan-Mu wahai Allah lebih agung daripada Kerajaan-Mu dan lebih abadi walau ditambahkan ketaatan orang-orang yang taat dan tidak menjadi berkurang karena dimaksiati orang-orang yang berdosa. Maka rahmatilah aku wahai Yang Maha Pengasih dan ampunilah aku wahai Yang Maha Perkasa dan Pemberi, dan terimalah aku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang." 

HHmmm… ngebayang kan friends betapa kita semua ini nggak ada apa-apanya, beneran hina bboow …??? Dosa kita udah berapa banyak ya ? Ke orang tua, ke sodara, ke teman kadang khilaf juga, ke fakir miskin, dan lainnya. Astaghfirullah… Amal kita ? Masya Allah, kita udah lakuin berapa banyak amal kebaikan ya, sebanding gak ya sama dosa yang udah kita lakuin, apa banyakan dosanya dibanding amalannya…? Udah pernah ngitung rejeki dan nikmat yang Allah kasih ke kita belum ? Coba deh kita itung yuuk, yang gampang aja, dari mulai tangan kanan kita, tangan kiri dan kesepuluh jarinya, mata kanan kita, mata kiri, kaki, telinga, jantung, hati, paru-paru, ginjal, wwuuihh.. gak keitung ya ternyata, coba deh kalau salah satu aja hilang…. Allah memang baik hati dan maha Pemurah yaa.. Belom lagi nikmat sehat, nikmat masih bisa bekerja, nikmat makan, nikmat puasa, nikmat masih bisa bangun pagi dalam keadaaan sehat, bernafas, menghirup udara tadi pagi, masih bisa melihat pohon, masih bisa chatting, bercengkerama dengan teman-teman… Subhanallah.. Ternyata beribu-ribu, bahkan mungkin jutaan nikmat lho friends..  *And I always cry realizing it, until now* Insya Allah kamu semua juga akan merasakan hal yang sama.

So friends, yuuk kita jadikan shalat tahajud sebagai tambahan shalat "fardhu" kita. Tidur jangan terlalu malem, trus menjelang subuh (jam 1/2 4) kita bangun. Shalat tahajud, baca do’a diatas, beristighfar (mohon ampun), bertasbih & bertahmid (memuji), bermunajat (meminta) kepada Allah, dengan rendah hati dan ikhlas. Abis gitu, buka qur’an tafsirnya, baca aja surat manapun yang paling mudah, yang manapun yang kamu suka, pakai tafsir supaya kita bisa sambil belajar tau artinya. Aku juga masih taraf belajar koq, friends… He..he.. Abis itu langsung kita lanjut shalat subuh…

By the way, Nabi Muhammad SAW juga bersabda:

  • "Barangsiapa, baik laki-laki maupun perempuan, yang dikarunai shalat tahajud, maka ia akan bangun karena Allah dengan penuh keikhlasan, berwudhu dengan wudhu yang sempurna, mendirikan shalat karena Allah dengan niat yang tulus, hati yang tenang, tubuh yang khusyuk, serta mata yang berlinang (air mata). Maka, Allah akan menempatkan di belakangnya sembilan shaf dari para malaikat, yang setiap shafnya tidak ada yang mengetahui jumlah mereka kecuali Allah SWT. Satu ujung shaf ada di timur dan yang lain di barat. Jika ia selesai (shalat tahajud), maka dicatat baginya dengan derajat menurut bilangan mereka (para malaikat itu)."
  • "Sesungguhnya jika seorang hamba menyendiri dengan Tuhannya di tengah malam yang gelap gulita, maka Allah SWT akan menetapkan cahaya di hatinya dan jika berkata, "Wahai Tuhanku", maka Allah akan menyambut seruannya "Selamat Datang hamba-Ku! Mintalah kepada-Ku dan Aku akan memberimu dan bertawakallah kepada-Ku, maka aku akan mencukupkanmu. Kemudian Allah yang Maha Mulia berkata kepada Malaikat: "Lihatlah hamba-Ku! Ia telah menyendiri dengan-Ku di tengah malam yang gelap, sementara orang-orang bathil sedang bersenang-senang dan orang-orang lalai tertidur. Saksikanlah sesungguhnya Aku telah mengampuni-Nya."
  • Dua rakaat di malam hari lebih aku sukai daripada dunia dan seluruh isinya.
  • "Sebarkan salam, berikan makanan serta sambungkan silaturahmi dan shalat tahajud ketika orang-orang tertidur. Maka, kamu akan masuk ke syurga dengan selamat."
  • "Shalatlah dua rakaat di kegelapan malam demi keselamatan dari kesendirian di alam kubur."
  • "Hiduplah sekehendakmu padahal engkau pasti akan mati. Cintai apa saja padahal engkau pasti akan berpisah dengannya. Dan, perbuat apa saja padahal engkau akan mendapat balasannya. Kemuliaan orang mukmin ada dalam shalat tahajud dan kehormatan orang mukmin dengan tidak mengganggu orang lain."

Cobain deh, you’ll be ammazed then :)

[ Do’a yang diatas itu kalau kamu mau boleh koq diketik ulang terus diprint, dilaminating, dan dijadiin contekan, nggak apa-apa, lama-lama juga Insya Allah nanti bisa hafal di luar kepala ]

Fri 21st Sep, 2007, Daily

Happy birthday, dear abang …

Dear: ayah

Met ulang tahun ya yah. Semoga panjang umur, murah rejeki dan sayang sama keluarga.

dari: farhan andafa (kakak)

* Sebaris tulisan tangan anak sulung saya diatas kertas kecil yang dilipat-lipat nggak karuan, terus diselotip pula..halaah… dan dibungkus dengan amplop buatannya dari karton manila warna biru. 

Untuk ayah,

Selamat ulang tahun ayah. Moga-moga ayah panjang umur, tambah sukses kerjanya dan murah rejeki.

dari : adik Rerel

* Sebaris tulisan juga dari anak sulung saya (karena si Rerel belum bisa menulis), yang ia tulis diatas kertas kuning, dilipat-lipat nggak jelas juga seperti yang pertama, dengan kata-kata yang hampir sama pula..he..he..

***** 

Today is your birthday. As we were having early sahur right at 12 pm with our 2 kids, I did realize that you’re the most incredible man I have ever knew. I know you’re not perfect, there are still few things of you which sometimes bother me, but still you’re the best ever. Your patience, your gentle caring, your openness and your billion love has fulfilled us day by day.

Do you know what I like most from you ? When you lead us in doing sholat as Imam. I truly adore you for that. Your endless joke and flirting always make me feel so special… *grin*. Never mention the "tahak", "kentut" and overtime sleeping that are sooo you, bang…hihii…. Those all masculin side of you make me never stop falling in love with you.

The most favourite time for me is while you were sleeping. Sometimes at night I sit on our bed just to see you fall asleep, and starring at your face, deeply. You look so tired. You’re getting older, too. With your crinckle face and your hair now becoming a bit grey - combination of black and a few white. Hhmmmff.. you must be tired. Conquering the day, facing problems at work, facing problems at home, facing me, facing our kids… 

***** 

Happy birthday, dear abang (used to happy birthday oos..) 

I wish all the best for you, honey. The best for all. I believe that you realize how Allah has given you (us) sooo many gifts, beautiful gifts. Our kids (don’t mention me..he..hee), our marriage, your parents, your job, your health, your eyes, ears, mouth, teeth, hands, feet, legs, blood, brain, heart, lunk, collon, kidneys, You can breath, see, smell, hear, walk, hold, kiss, eat, drink, think, …. Subhanallah… There’s too many, right ? There’s too many, bang. But why sometimes we just ignore Him, we forget Him, we do not obey His command ..? Let’s start it bang. I’ll never get bored reminding you bang, never bored either to sample you and pray for you.

I always pray for you, bang. I always pray for you.  Happy birthday, dear abang :)

 

Wed 19th Sep, 2007, Daily, in Holy Qur'an

Trend Setter

[ Ala KD ]

Trend setter mode lokal menurut pendapat saya beberapa waktu lalu adalah KD alias Krisdayanti. Lihatlah gaya berpakaian KD yang cantik, glamour dan elegant. Makeup/hairdo/alis/wignya juga menginspirasi sekian banyak wanita dan artis Indonesia. Banyak penata rias dan produk kosmetik yang rela bayar mahal untuk meng"obrak-abrik" muka manisnya. Kalau untuk luar negeri, mungkin kebanyakan anak-anak muda sekarang (berasa pinisepuh…halaah..) mungkin mengidolakan style Britney Spears atau JLo, baju setali, minim, pusarless..hihi.. Otree jugalah… Tapi kalau saya pribadi, saya sangat mengidolakan Michelle Pffeifer. She’s just perfect, adorable. Soo gorgeous, simple but always looks sexy and classy. Mau dandan or enggak, mau dress up kayak apa juga teteeup cantik. Film-filmnya juga jadi favorit saya. Satu lagi idola saya adalah Meg Ryan. She’s so cute with her casual masculin style. Khusus 2 orang perempuan cantik yang saya sebut terakhir ini, sori banget kalau ada yang nggak kenal mereka, mungkin nggak seangkatan, maklum deh nih udah masuk kategori tuwir, nggak mudir lagi.. *grin*

[ Ala Riza ]

Ketika saya bekerja di perusahaan yang lama, ada seorang rekan kerja wanita satu divisi yang selalu menjadi trend setter kami. Namanya Riza (hai Za, dimana ya kamu sekarang ?), putih, cantik, tinggi proporsional, selalu wangi, asal Minang, sangat supel dan baiknya luar biasa. Saat itu rambut highlight belum menjamur seperti sekarang. Dan ketika satu hari rambut si Riza ini dihighlight, minggu berikutnya beberapa teman mengikuti warna rambutnya yang burgundy/chestnut (meskipun ada juga yang gatot alias gagal total karena ternyata kulit sawo matangnya nggak cocok dengan warna rambut ini, malah jadi kayak bule kesasar…*grin*). Blazer-blazernya yang bagus dengan motif bahan berkualitas prima juga ikut membuat kami ngileer.. ngencess.. Secara kami pasukan account officer dituntut untuk selalu tampil oke namun tidak mendapatkan jatah seragam seperti rekan lainnya di front office. Yang repotnya, kebetulan orangtua Riza ini sangat sejahtera dan mumpuni alias tajir (ayahnya Dirut salah satu bank swasta) dan ia memegang kartu kredit suplemen ayahnya. Jadi saat kami ramai-ramai belanja blazer, ia dengan santainya memilih beberapa potong bahan stelan blazer yang relatif mahal dan membayarnya di kasir dengan wajah sumringah. Sementara kami yang lainnya hanya bisa mengambil 1-2 potong bahan, membayarnya juga di kasir, tapi dengan wajah sedikit merana..he..he.. karena langsung terbayang tagihan bulan depan yang agak bengkak, secara gaji AO yang nggak seberapa.. tapi tteeup pengen gaya. Walhasil jadilah majalah mode luar negeri dan tukang jahit langganan Riza menjadi langganan kami juga. Urusan sepatu juga nggak ketinggalan. Ia juga yang memperkenalkan kami dengan salah satu merek sepatu ternama dan model sepatu yang agak aneh tapi ternyata sangat bagus dan nyaman dipakai. Plus stocking abu-abu untuk sepatu hitam dan warna kulit untuk sepatu beige/coklat. Lucunya, make-over kami ini mendapatkan pujian dari kaum wanita di divisi lain dan akhirnya menginspirasi mereka juga untuk melakukan hal yang sama… *geleng-geleng kepala*. Masih suka geleng-geleng kepala juga kalau lagi inget kelakuan jadul, narsis-kompak-ancur… Masya Allah… Tapi seru jugalah, nostalgila 10 tahun lalu …

[ Ala Rina ]

Itu dulu, it was. Sekarang ?? HHeee… Hhhhmmmm …..  

Beberapa waktu lalu saya adalah seperti definisi dibawah ini:

a. Stelan blazer celana panjang pipa atau rok selutut A-line ;
b. Sepatu 5 cm heels.. Ada fantovel, ada yang flat heels, ada yang tali, macem-macem. Kalo pas pake rok pasti berstocking ria.. halahh.. ;
c. Blow dry rambut setiap pagi, ulangi : s-e-t-i-a-p  pa-gi ….hihi..nnguuiiinngg …ngguiiing ..!!
d. Make-up lengkap standard : pelembab, bedak compact + foundation, eye shadow pink, blush on pink, lip liner, lipstick+lipgloss warna senada dengan baju .. hhayyaahh.. standard apa standard tuh ?? ;

Kesimpulan: karena kebiasaan aja kali ya, tampil prima udah attach ke saya. Nggak tau kenapa tapi efeknya bisa mencharge energi saya untuk mulai bekerja pada hari itu. Buat saya penting juga untuk mengubah mood, he..he.. Profesi sekretaris juga mungkin berpengaruh karena saya pikir saya juga harus bisa mewakili citra boss. Prinsipnya cuma dua : rapi & sopan.

***** 

Saya kini:

a. Sangat merasa nyaman dengan blus katun lengan panjang produk tanah abang, sesekali juga masih suka juga pakai blazer, biasanya dipadu dengan celana panjang ;
b. Jilbab panjang menutupi dada, biasanya sih yang polos-polos aja warna netral ;
c. Sekarang lagi tertarik untuk pakai rok panjang A line bahan linen dengan motif aplikasi lucu-lucu. Alhamdulillah, banyak temen kantor yang tertarik dengan koleksi rok saya ini, jadinya sekalian aja saya tawarin alias jualan..hehe.. boleh donk sambil dagang, sambil syiar. Rasulullah juga gitu kan, dagang juga, dakwah juga … *He’s my trend setter now* Senang juga saya bisa nularin teman-teman untuk pakai rok, ngikuti kodratnya perempuan…cciiee.. ;
d. Sepatu ? Psstt… jangan bilang-bilang ya, sekarang saya senang dan merasa nyaman banget pakai sandal teplek, he..he.. Beneran.. selama di kantor/ruangan cuma pakai sandal teplek, biasanya saya padu dengan stocking warna kulit. Sepatu high heel saya hanya tersisa 2 pasang, 1 saya simpan di kantor untuk emergency kalau-kalau ada panggilan dari big boss atau meeting. Sepatu high heels lainnya sudah saya wariskan ke adik saya ;
e. Make-up ? Sejak dari rumah sampai pulang kantor, muka saya cuma pakai pelembab. Boro-boro eye shadow, bedak aja enggak. Palingan sesekali lipstik tipis atau lipgloss karena bibir saya kadang terasa kering. Pelembab wajiblah karena kulit saya sudah makin tuwir dan kering, lagian perlu suncreen protectornya juga supaya nggak kena UV. Setiap habis sholat juga cukup pake pelembab aja, nggak bedakan juga… Padahal dulu mah..he..he.. make-up kumplit lagi lho dari ulang. Bukannya nggak ingin tampil cantik sih, cuma aja saya ingin wudhu saya bisa lebih sempurna masuk. Lagipula sekarang saya bukan sekretaris lagi, punya bos tapi nggak big boss gitulah. Jadi kalau sekarang tampil sederhana juga enggak apalah, dan rasanya udah lebih dari cukup untuk saya.

*****

Alhamdulillah… I feel so relieve, so happy, so comfort becoming like this. Sayangnya saya masih jadi follower. Tapi Alhamdulillah trend setter saya dikit-dikit udah mulai bergeser. Trend setter mode saya kini adalah Aisyah dan Khadijah isteri Nabi. Trend setter perilaku hidup saya adalah Rasulullah. Ingin sekali bisa selalu mengikuti setiap ajarannya, perilakunya, senyumnya, amalannya. Insya Allah.

Planning saya kedepan ingin sekali bisa jadi trend setter, nggak cuma follower. Saya nggak tau apakah sekarang saya sudah jadi trend setter atau belum. Tapi kalau  belakangan ini saya berhasil menarik minat kurang lebih 15 orang teman wanita untuk memakai rok ala saya, hehe.. rasanya lumayan bisa dibilang trend setter juga kali ya… halaahh.. Dan kalau seorang teman belakangan suka curhat ke saya menyampaikan ketertarikannya untuk berhijab, rasanya juga nggak ge-er donk kalau saya dicap sebagai calon trend setter masa depan..he.he.. *wink*

Insya Allah, inginnya sih bisa juga mengajak teman-teman semua untuk beramai-ramai menutup aurat mereka dengan hijab sesuai dengan perintah Allah didalam Al-Qur’an. Ingin bisa mengajak juga adik saya, saudara saya, sahabat-sahabat saya lainnya juga untuk berjilbab. Alhamdulillah, di bulan ramadhan ini ada 2 orang teman kalangan non-akademik disini yang memakai jilbab. Mudah-mudahan kita bisa istiqomah. Doa saya semoga yang lainnya bisa segera mendapat hidayah juga dari Allah dan menyusul secepatnya. Amiin..

Enak lho pakai hijab, cobain deh… Salam :)

Tue 11th Sep, 2007, Daily

ME RAME WISUDA - ME RAME PUASA

Wisuda di kantor/kampus saya ini dilaksanakan setiap semester dan saya selalu terlibat di dalam kepanitiaan, biasanya menjadi koordinator seksi humas. Hari ini adalah wisuda yang ke-7 . Ritual wisuda ini seperti biasanya ditandai dengan : ceremoni dengan barisan wisudawan/i, barisan prosesi para petinggi kampus kami dan sederetan kata sambutan ; berkebaya + sanggulan bagi perempuan (hayaaahh..) dan jas untuk laki-laki ; makan-makan dengan standar catering dari Nurse Cafe dibawah sini.. he..he.. ; foto-foto dengan latar belakang rak buku dan background biru (udah ketemu 4 kali wisuda backgroundnya nggak pernah ganti koq, pak?); musik hingar bingar (ada jiplakan Muse, Nidji, Good Charlote, Gigi, The Titans dll - yang gunjrang gunjreng gitulah pokoknya…) seperti yang saat ini terdengar di dekat jendela ruangan saya ini.

Alhamdulillah ceremoninya berjalan lancar dan on-time. Alhamdulillah juga sudah 2 semester ini saya "terbebas" dari kewajiban untuk berkebaya secara saya sudah berjilbab sehingga cukup mengenakan hijab + baju panjang, tidak ketat dan tertutup. Alhamdulillah dapet make-up gratisan juga..he..he.. Hari ini juga makan siang gratis, gak bayar dan boleh nambah dikitlah. Alhamdulillah juga bisa foto-foto bareng dengan teman-teman yang cantik-cantik and ganteng-ganteng, dengan berbagai pose.. halaahh.. narsis beneeer…. Sekarang tinggal kenyang - ngantuk - cuaapeeek…

Selain rame-rame hajatan wisuda, lusa juga ada hajatan ram-rame lainnya, yaitu puasa, Insya Allah. Nggak terasa udah ketemu Ramadhan lagi, cepet bener rasanya. Jadi ingetin juga kalo umur saya udah makin cepet nyampenya, nyampe tua maksudnya ..hihihii…. Sementara masih banyak hal yang belom saya lakuin. Banyak banget amal ibadah yang masih sering kelewat. Banyak banget keburukan yang kadang masih saya perbuat. Banyak banget ajaran Rasul yang belom saya jalani. Astaghfirullah… Hhhhmmmmm… Ingin sekali saya bisa tetap hati, bisa tetap iman-islam, dan tetap istiqomah. Insya Allah, itu niat saya, tekad saya. Mudah-mudahan Allah selalu disamping saya, dengan petunjukNya, dengan kuasaNya.

Puasa kali ini Alhamdulillah saya masih diberi sehat, masih ada suami dan 2 anak saya yang menemani. Masih ada kedua bapak-ibu saya, kedua papa-mama saya, masih ada juga kakak & adik kandung saya. Masih bisa bekerja dan mendapat rejeki untuk keluarga. Subhanallah… Allah memang baik hati sekali pada saya, pada kami sekeluarga.

So, welcome lovely Ramadhan. Maaf lahir bathin semuanya, let’s start fasting in this holy Ramadhan with our blessful heart.
 

Thu 9th Aug, 2007, in Holy Qur'an, and friends

Single Parent : To be or not to be ?

This is a story which is so inspiring me, inspiring my friendship … 

One day, she sms me and invited three of us (me and my other best friends) to a "meeting", an unusual-hurry meeting. She called it a press conference which made us wondering. But then cancelled. It happened three times until she decided to call one of us. Then … we just knew that she has got married 3 months ago and now get pregnant. We really didn’t know how to feel at that time. We truly did not. It seemed a happy news, and it used to be, it should be it. But unfortunately it didn’t. Especially for my other 2 best friends.

She is now 5 months pregnant (countdown …). Me and my friends actually had made a prediction for this things for almost last 3 months, but we were worry about the truth coming through, then we decided to ignore it. We went to hang out 2 times with her 2  months before, but she never shared anything with us, she didn’t wanna talk even we had tried to touch her heart. She-like usually she should be-pretending nothing happened and pretending to be the strongest woman in the world.Then, she just dissapeared, sometimes she was lying to us (we knew it later), she ignored all of our invitations, including to go to Syukuran Khitanan one of our best friend’s son in Bandung. So, as very best friends, we just "leave" her alone. Hopefully she would "come back" to us someday.

So, the day when she told everything, she just mentioned that what she did is a very humiliated things she’d done and unusual for us, none of us do that. But she did it consciously, she really wanna do it and she’ll take all the consequences. She just thought that it’s not a big thing to be share with or to be happy with ( r u sure??? ). That’s the reason why she didn’t invite us to her wedding and also hiding her pregnancy. And then announce it 2 months after, by phone, to her very-very-very best friends (we have been friends since high school-18 years ago).

***** 

She is a year older than me, was single with a tremendous professional status in a national bricket company. She is very bright, beautiful, talented, a very well-planned friend, sooo career woman-comparing with 4 others, having her highest carreer. All I know, she met some guys, but always unsucceed in love relationship. She dated a guy, a younger guy about a year ago, but then broke-up, this time a very bad broken heart. She was 35 or something at that time, probably too much worried about her marital status. Since then I didn’t hear anything about her lover because since I was wearing a hijab I decided to less my leisure time (you know, sometimes more hanging out, it will be more gossips, more un-useful chat). We all really know how high her desire to find a man, her desire to get married, too.

***** 

Now it’s been a month. My other friends came up with their own conclusions. Mostly really dissapointed because being neglected as a best friend. Some are upset because she keep lying to us all this time, she is too arrogant to admit her weakness, her fault. It’s natural, I guess. But it’s already calm down now. Apparently they don’t wanna care anymore about it.

And me ? Maybe I’m just too naive. Or because lately I was absent for many hang out, so I am probably not as "hurt" as them. And by the time I received those surprising news, I directly asked my husband to go to her house and met her. But unfortunately we couldn’t because we were in the middle of my cousin’s wedding. I want to sms her, but my husband suggested "No", just leave her alone for a while, he said. The next day, I sms her and congratulate her either for her wedding and pregnancy. Like usual, she just said : okay, thanks. Then I called her and she told sooo many things, we’ve chat a lot… She seems so happy, so why shouldn’t I ? 

***** 

But you know what ? I am truly happy for her, I really do. But also feel so sad. One thing that still makes me feel guilty until now is that, I missed sooo many moments with her, I missed soooo many talks with her, that I am not be able to be her friend to share with. Cause if I didn’t, she might think twice about it, she might step forward more carefully. I feel so sorry for what she has been chosen, for what she did, NOT to us, but for herself (we hope it’s not true, but she officially married to other woman’s husband, but she still keep secret about it), to her big family and her future (she resigned from her job). But it has happened. No one can change this destiny. She wants it. She choosed it. She 100% realizes the risk. Including the worst one she said: being a single parent. Yeah, even being a single parent, she said. Oh God, my tears was dropped and suddenly I don’t know her anymore *sighs*.

I am just afraid that she’d done all these things just to wanna prove something, want to prove to anybody that finally she can do it. That she’s been succeed in getting a man, who coincidencely is her charming-rich-travel a lot latest boss; that she can finally get married (even probably "siri", with other woman’s husband which means she has already ruined somebody’s marriage and broken other woman’s heart). Or maybe she wanna proves that she can be pregnant, because one of the reason why her latest younger boyfriend broke their relationship was because his mother didn’t accept her as she’s too older for her son and worried about her fertility. Oh no dear, you don’t need to prove anything to anybody. No need to ruin your life either by doing all these things. You don’t need to be that hopeless either. Because you have a lot - lot of choices to be chosen, why you end up with this ?

*****

Women, they sometimes are unique.

They laugh when they cry …..

They’re strong but they’re also weak …..

They’re sometimes sooo open, but then closed her heart, too … 

They’re so sweet but in the next second becomes devil *grin*

They’re sensitive but also tough …..

They often do something, many things so-called stupid …..

They sometimes don’t think twice ….. 

*****

Allah creates woman so special. I do believe that. And I’m very proud being a woman. Including me, woman sometimes makes mistakes, just like anybody elses do. Because they’re gifted with 99% emotion. Because they’re only a human, right ? And that was happened to my best friend, a big mistake she did. But I don’t wanna judge anybody because I believe Allah has a very huge-many forgiveness to all of us. So I just pray for her to get His forgiveness.

[ Formerly I do not want to write it in my blog, I just wanna keep it for myself. But later on I need to share it, need to write down all my tought inside me, and chill it out. Obviously we have less in common by now, in term of this. She probably has many reasons for these to be allowed. But I also have sooo many logical-humanized reason for not doing that stuff ]

Tue 7th Aug, 2007, in Holy Qur'an, their career

Change Your Lens - Change Your World

This is the 2nd book I have read this week. It is wrote by Faiez H. Seyal, a Pakistani moslem - expert in phylosophy, management, human behaviour/relationship, a motivator one. He also writes the "Road to Success" , "Soul Healing", "Together Forever" (it talks about marriage management - I already got one of this, too). I decided to start looking for something which can motivate me, heat me up, wake me up, soul me in, so that I could be reborn as a brand new person [working woman]. Since lately, when things are upset down around me, mixed with all unexpected-complex-speechless combination - completed with all those spiritual journey happening to me *scratching my un-itchy head*.

One of his formula is: P (Performance) = (K-Knowledge + S-Skill) A (Attitude). Beyond my narrow thoughts, I am actually know a little bit about this and always try to apply it to my working behavior. Even sometimes things does not always come as sweet as it should be..*grin*. He also says that "if we think we are what we are, then we will BE". He also suggest that we should always create our thought into the highest-positive achievement, whoever we are, whenever we are and wherever we are.

Then, I came up wih the conclusion. No matter what we do, no matter what somebody else’s does, we should always be prepared for any worst thing that may happen to us. And at the same time be ready to conquer all the lack, all the restrictions, any trouble may come along.

My problem is, I sometimes too arrogant to share it with anybody elses.  Not because I don’t need anybody, but I think I will face it until I find no way out *stubborn me, stone head*. And it’s often killing me, when you think that you can solve something but then you can’t. When you think that you right for something but then you wrong. When you think you don’t deserve for something but then you do. When you don’t think that you can do something but then you can.

Seiyal is right. He does fulfill me with something that now, I hope, will motivate me to be a better person. To be a better human, and a better hamba Allah *smile*.

 

 

Tue 10th Jul, 2007, being mom

Penganten Sunat :)

Musim liburan identik dengan musim sunatan. Kalau biasanya anak-anak lain ataupun saudara/keponakan saya yang disunat, tahun ini giliran anak saya Dafa yang jadi penganten sunatnya.

Kronologis sunat (bahasa bakunya: khitan) Dafa sebagai berikut:

Day I  : Jum’at 6 July

08.00 - mobil kami meluncur ke rumah ibu saya di Jatiasih, Bekasi Barat untuk selanjutnya langsung masuk tol Cipularang menuju ke Bandung. Didalamnya berisi keluarga kami (suami, saya, Dafa & Rerel anak kami), ibu saya dan ibu saya satu lagi. Jam 10.30 kami tiba di Bandung, menuju ke tempat kos adik saya di daerah Tubagus Ismail (Dago). Selesai sholat jum’at kami langsung hunting hotel di daerah Dago juga, Karmila Dago namanya. Istirahat sebentar di hotel, malamnya kami sempatkan jalan-jalan ke Ciwalk dan Paris Van Java (yang terakhir ini beneran tempat hang out yang asyiik). Sampai jam 10 baru kami tiba lagi di hotel, Dafa masih meneruskan main PS sampai jam 12, meskipun sudah saya ingatkan bahwa besok ia harus bangun pagi2.

Day 2 : Sabtu, 7 July

- Saatnya pengkebirian… he..he..  Jam 3 Dafa sudah dibangunkan, dan menuju ke Klinik Paramedika di Jl. Soekarno Hatta. Subhanallah, parkiran mobil sudah berjejer sepanjang 500 meter. Klinik ini memang katanya sudah terkenal sampe ke Jakarta (makanya sampai-sampai saya ikutan jadi konsumennya), tapi saya nggak menyangka akan seramai itu, di pagi buta seperti itu pulaaa.. alamaaak… Setelah membayar dan daftar ulang, masuklah 8 jagoan-jagoan cilik itu ke dalam kamar, tanpa didampingin oleh seorangpun orang tuanya. Di liar kami, para orangtua bertingkah macam, ada yang mules2, ada yang komat-kamit berdoa, ada yang bercanda-canda (padahal dalam hati pasti dag-dig-dug juga tuh..!). Saya masuk kategori yang ketiga karena disamping saya tahu sejak awal Dafa mau sunat karena keinginannya sendiri dan juga karena memang nggak ada yang perlu dikhawatirkan soal sunatlah. It’s just an ordinary thing, and there are so many boys out there have passed it, nicely.

Ketika namanya diumumkan keluar lewat Pintu 2, dan akhirnya ia muncul berjalan keluar dengan senyum dikulum, pheeww.. Alhamdulillah. Langsung saja saya peluk dia dan nggak sadar airmata saya menetes juga, karena bahagia… Bahagia karena do’a saya terkabul, bahagia karena ia memang anak yang nggak pernah rewel/mengeluh, bahagia karena sebentar lagi, tanpa saya sadari, anak saya akan beranjak remaja.

Sabtu-Minggu saya berusaha rawat dia dengan hati-hati, menyuapinya, memberi obat tetes, membantunya buang air kecil dengan underwear "khusus" dari klinik itu. Dia juga amat patuh dan sama sekali nggak rewel. Dia juga tidak minta macam-macam sebagai hadiah sunatnya, hanya minta dibelikan kaset PS Fantastic Four yang terbaru (air mata saya menetes lagi…). Dia asyik main PS, baca buku & komik kesukaannya, bermain kartu remi, dan sesekali main dengan adiknya (tapi harus ekstra jaga ketat si Rerel karena takut dia lompat2an dan jatuh menimpa kakaknya). Dan akhirnya tadi malam, kami berdua pergi nonton film Transformer di Holywood KC… He..he.. Soalnya saya kasian liat dia hanya beraktivitas di kamar, sesekali ke ruang keluarga, balik lagi kedalam kamar. Dan malamnya saya berhasil merayunya ke bioskop, filmnya juga seru, kami makan popocorn dan hoka-hoka bento, sempat juga main sega rally disana. 

Hhhmmmff… senangnya saya telah berhasil menemaninya melewati fase selanjutnya dalam kehidupan anak saya. Sekarang Dafa tinggal recovery aja (buka pembalut) dan Insya Allah setelah itu dia bisa aktif seperti sedia kala. Alhamdulillah…

 

Tue 15th May, 2007, VS Man

Why ladies today are still SINGLE :) [another WHY ]

1. The nice men are ugly.

2. The handsome men are not nice.

3. The handsome and nice men are gay.

4. The handsome, nice and heterosexual men are married.

5. The men who are not so handsome, but are nice men, have no money.

6. The men who are not so handsome, but are nice men with money think we are only after their money.

7. The handsome men without money are after our money.

8. The handsome men, who are not so nice and somewhat heterosexual, don’t think we are beautiful enough.

9. The men who think we are beautiful, that are heterosexual, somewhat nice and have money, are cowards.

10. The men who are somewhat handsome,somewhat nice and have some money and thank God are heterosexual, are shy and NEVER MAKE THE FIRST MOVE!!!!

11. The men who never make the first move, automatically lose interest in us when we take the initiative.

NOW, WHO THE HELL UNDERSTANDS MEN?

"Men are like a fine wine. They all start out like grapes, and it’s our job to stomp on them and keep them in the dark until they mature into something you’d like to have dinner with."

Tue 15th May, 2007, VS Man

Why men keep annoying ?

Some reasons are,

1.   They keep smoking, smoking and smoking (unhealthy life style, causing passive cancer and of course costly, which cause me of limited hang out…*grin*)

2.      Lately is very hard to find a handyman one (handy enough to make us a cute-simple bookshelf)

3.      Looking for things with their mouth rather than eyes (10x10 deeeh..)

4.      Put dirty, smelly clothes everywhere (hhhmmmffff…!!!)

5.      Romantic-LESS (unless on bed night… No doubt..)

Unfortunately, still can’t live without them. Because of their masculine side which always curious me, their warm-protective hug,  because they are best problem solver, because they’re so simple and easy, so democratic, sometimes they’re going naughty and crazy, too…..