Tue 15th May, 2007, VS Man

Why ladies today are still SINGLE :) [another WHY ]

1. The nice men are ugly.

2. The handsome men are not nice.

3. The handsome and nice men are gay.

4. The handsome, nice and heterosexual men are married.

5. The men who are not so handsome, but are nice men, have no money.

6. The men who are not so handsome, but are nice men with money think we are only after their money.

7. The handsome men without money are after our money.

8. The handsome men, who are not so nice and somewhat heterosexual, don’t think we are beautiful enough.

9. The men who think we are beautiful, that are heterosexual, somewhat nice and have money, are cowards.

10. The men who are somewhat handsome,somewhat nice and have some money and thank God are heterosexual, are shy and NEVER MAKE THE FIRST MOVE!!!!

11. The men who never make the first move, automatically lose interest in us when we take the initiative.

NOW, WHO THE HELL UNDERSTANDS MEN?

"Men are like a fine wine. They all start out like grapes, and it’s our job to stomp on them and keep them in the dark until they mature into something you’d like to have dinner with."

Tue 15th May, 2007, VS Man

Why men keep annoying ?

Some reasons are,

1.   They keep smoking, smoking and smoking (unhealthy life style, causing passive cancer and of course costly, which cause me of limited hang out…*grin*)

2.      Lately is very hard to find a handyman one (handy enough to make us a cute-simple bookshelf)

3.      Looking for things with their mouth rather than eyes (10x10 deeeh..)

4.      Put dirty, smelly clothes everywhere (hhhmmmffff…!!!)

5.      Romantic-LESS (unless on bed night… No doubt..)

Unfortunately, still can’t live without them. Because of their masculine side which always curious me, their warm-protective hug,  because they are best problem solver, because they’re so simple and easy, so democratic, sometimes they’re going naughty and crazy, too…..

Tue 5th Sep, 2006, VS Man

Again !?! My another new, men, un-explainable roomates

Dapet seorang temen kerja di ruangan serasa dapet anugerah. Kemudian beberapa saat berikutnya, ketika mendapat seorang teman  kerja lagi seruangan, serasa dapet tambahan anugerah. Meskipun kali ini dapetnya "boss" which means jadi nambah kerjaan/perintah. Untung aja boss yang ini kalem, nggak pernah marah, tukang ngelawak and yang penting nggak pernah nyuruh (???). 

Tapiiii, sekarang beneran udah kelewatan. Ketika minggu lalu, untuk ketiga kalinya saya dapet tambahan seorang penduduk di lantai 3 ini. Yang ini agak susah deskripsinya, karena beliau adalah  eks boss yang kemudian nggak jadi boss, tapi masih ngerasa boss *rumus matematikanya : boss-boss = boss pangkat 10*. Kalo nggak salah nama kerennya post power syndrome. Some kind of witch juga dikitlah nih orang.

Kemudian puncaknya adalah kemarin, saat my big boss came along with a new man, 40 something, Vietnamese, English spoken, actually he belongs to BIU, kayaknya masih sodaraan sama Dustin Nguyen (film jadul "21 jump street") soalnya nama belakangnya Van Nguyen (om, sebenernya Vietnam apa Belanda ya?). Ya lumayan deh untuk sparing partner bahasa inggeris..he..he..

Kalau dulu saya berdo’a agar dapet temen seruangan supaya agak ada kehidupan, tapi sekarang ini, kalau kebanyakan cowok-definitely 3 of them are bosses, pusing jugalaah *pliss deh, melayani 4 laki-laki ???? ada tambahan lagi nggak nih, boss..wink-wink..*. Belom lagi ruangan boss di dalam yang biasanya saya pakai untuk pantry, ngejus, berfungsi juga untuk ruang makan "keluarga" dan ruang sholat, sekarang terpaksa harus direlakan untuk base camp mereka berdua ini. Uuhhmm.. So, I lost our private-functional room.

Plus tambahan personil ini makin mengurangi "jatah" oksigen yang kami hirup, secara AC di ruangan saya yang asli cepoi2, hingga menambah tereyakan panas di ruangan ini makin menjadi. Walahh.. makin panaaas banget jack ! Jadi sekarang ini blazer2 sudah saya tinggalkan di lemari rumah, mostly everyday just wearing a cotton blouse. Bahkan setiap jum’at kami bertiga suka kompakan janjian pakai T-shirt. Saya juga sedia kipas angin tangan, dan kalau udah mulai jam 1 keatas, tangan kiri saya nggak lepas dari kipas itu.

But always keep trying to enjoy the circumstances, anyway… Even makin kepanasan, hiks..hiks.. Even jadi agak heboh, jadi seringan overtime, banyak tamu untuk masing2 mereka, makin banyak karyawan bagian lain yang berseliweran, makin kusyuuut .. he..he..  

Fri 28th Jul, 2006, VS Man

My another new “rumit” (baca: roomate) he..he..

Inget kan dengan postingan my new roomate minggu lalu, namanya Andri, brondong ganteng yang sekarang menemani duduk di sebelah kiri saya. Nhaa, hari ini saya kedapetan rejeki lagi satu orang new roomate. Bukan orang baru sebenernya, secara sebelumnya dia juga dari lantai 2 tempat Andri bercokol. Namanya "Pak" Wijil (berat bener nih gue nyebutnya, Jil), MBA, ganteng jugalah *ngerayu nih boss, biar performance gue jadi A..he..he..*, marrried with 4 kids *repeat after me, empaaat*, workaholic, rokokholic and kopiholic *tapi pernah ngaku ke gue kadang2 juga bengongholic*, dan parahnya, dia adalah boss saya, jack… *i’m really a dead woman now, surrounded by my 2 bosses here*.

Saya nggak tau kenapa tiba2 koq bisa-bisanya boss satu ini pindah ke ruangan saya. Kemarin sore sempat chatting dengannya *udah mulai ikutan gila lho dia chattingnya sekarang, ketularan siapa tuh Jil..he..he..* dan dengan bercanda tapi serius saya menyatakan keberatan saya dengan rencana kepindahannya karena beberapa hal.

These are some reasons for my objection of he’s being moved here plus simaklah cuplikan percakapan terakhir kami kemarin malam via YM:

1. He’s a smoker, dan saya beneran asli nggak kuat dengan asap rokok, suka jadi sesak soalnya:

   RM : "elo kan udah cocok banget Jil ama pak Arifin.. sama2 rokokholic and workaholic, pulangnya juga kan barengan…
   WN : "ya nggak jugalah.., kan biar lebih deket…" *pelajaran nyerempet2 udah berhasil diaplikasiin dengan baik nih boss..hi..hi..*
   RM : "iya, deket ama boss gue kan lo, mau ganti temen ngerokok nih ceritanya…?"
   WN : "ya deket sama elolah…" *lirik-lirik Sinta..hi..hi..*

2. Dia termasuk salah satu teman kantor yang sesekali nemenin saya chatting di kala after 5, selain cogan2 (cowok2 ganteng apa cowok2 ganjen, nggak jelas nih..*kedipin Arief, Taufiq, Ari dulu ah*) workaholic lainnya disini, pas di ruangan saya udah mulai sepi tapi masih ada kerjaan dan masih ada boss. Dan saya emang paling seneng (atau nekad ya..!?) gangguin orang satu ini karena emang cool-kas banget and jaim abis.. *he..he..ngaku lo boss!*. Berusaha "mengajak" dia supaya lebih "warm", pinter YM dan sedikit "gila" kayak anak2 lainnya disini (i guess you already passed this, boss *wink wink*). Nah kalo dia pindah ke ruangan saya, nggak mungkin bangetlah YM2an lagi… hiks..hiks..

    RM : "tuh kan Jil, nggak asyik kan, kalo elo pindah ke ruangan gue, kita kan nggak bisa chatting gila2an kayak begini lagi"
    WN : "bisa lah, kan bisa YM sebelah2an".. halaahh… capyeek deh..

3. Responsibilitiesnya kemarin2 ini mencakup keuangan, akademik dan TURT *only God knows what it is*, pokoknya he’s the man by order deh ..he..he.. bener kan boss?!:

    RM : "walah.. kalo elo diatas pasti ntar boss gue bakalan sering yelling deh nih…"
    WN : "yelling kenapa?"
    RM : "ya biasa deh, banyak hal kan, apalagi kalo udah urusan duit…"
    WN : "biarin ajalah, kan doi yang pusing …"
    RM : "iya, tapi kan gue yang denger Jil and gue males banget denger2 begituan. Belom lagi nanti wan —– bakalan sering nongkrongin elo disini. Hayaah.. bisa mempercepat my resignation nih kalo gini caranya..*with nyengir emoticon*"
    WN : "jadi gue nggak boleh pindah ke teater 3 nih?  terus kalo boss co nanya gue mesti jawab apa donk?"
    RM : "hhhhmmmm…*sambil mikir ceritanya*…. ya bilang apa kek gitu…"
    WN : "ooo, jadi ntar jawabnya apa kek gitu, kalo ditanya boss, ntar jawabnya apa kek gitu???" *garuk2 kepala*

Tapi finally siang ini dia beneran pindah kesini. Dapet warisan meja, PC and direct line ex Puket Akademik (sayang mobilnya si Ibu nggak ikutan diwarisin ya, boss) . Hampir setengah hari saya, Andri, pak Wijil dan 2 org OB gotong2, angkut2, beres2, colok2, ngeset2 and end up with pegel-pegel, capek banget siangnya. Agak lega karena ternyata sekarang boss gue ini cuma konsen megang satu dept.aja, TURT *beneran aneh banget nih istilah*, without finance and academic things. That’s the reason why he has to move here. Rada lega juga dengernya karena berarti boss gede gue nggak bakalan terlalu sering yelling soal money and UTS.

So boss, kalo emang elo sekarang cuma megang TURT aja, you’re really allowed to be here. Soalnya lumayan deh nggak terlalu complicated masalahnya. 

But you have to adapt with us n’ get used to our habit here, boss ..he..he.., such as:

- We play on prambors or hardrock radio everyday, sometimes Nidji, Coldplay etc…
- I blow dry my hair every morning *berisik banget kan tuh*
- I’m so often in ngemil, cause unfortunately ngunyah is my middle name, too.. he..he..
- We used to have coffee break at Teteh’s room every 3 or 4 pm
- Ngerokoknya .. he..he.. permisi ya, pindah dulu donk boss, bengek nih.. :)
- It will become sauna here after 1 pm…*sumuk, puanaas, ketbas*
- Rada ngobrol dikit donk boss. Cool-kasnya, jaimnya diilangin dikit ya, please. And keep ngelawak ya boss…!!! *by the way, ternyata celetukan ‘n lawakan om wijil ini kocak banget lho, beneran…*

 So, welcome boss, i believe you could be my new nice, warm, "lawak" roomate, instead of my new "rumit".. xixixxiie…

 +++++

PS : Setiap saat Andri lagi ngilang/keluar ruangan or keluar kantor yang agak lama, honestly saya suka bingung mesti start percakapan apa ya dengan boss satu ini. Once in a while sih emang saya suka nanya2 juga, ya ttg kerjaan, kadang ttg anak2nya, tapi kalo setiap kali saya terus yang nanya kan, koq saya jadi kayak tamu yach. Saya jadi kayak kegatelan, padahal nggak ketombean. Berasa ganjen banget, padahal.. emang ganjen kali yach.. wuakaakak..  Karena setelah disimak2, kayaknya boss satu ini emang nggak suka ama perempuan, jadinya kadang saya suka merasa nggak comfort jadi diri saya sendiri (yang kadang bawel, curious, joking, ngakak) kalau ngadepin Mr. Cool ini. Masa sih pak, nggak suka ama perempuan..? *wink wink*… Tapi koq, anaknya empat ya, pak..? he..he.. *nekad nih gue..*. Plizz pak Wijil, ignore this, tolong jangan dimasukkin ke penilaian karyawan yach…

 +++++

Tapi sampe detik ini saya masih nggak ngerti ngapain juga boss ini mesti pindah kesini. Karena saya yakin dia pasti merasa tersiksa banget disini, mana panas, mana nggak bebas ngerokok, sekali-kali kupingnya mesti dengerin bawel saya lagi. Kasian juga sih .. Atau mungkin karena saya  termasuk pegawai yang "bandel" kali ya, banyakan protes..he..he.. Jadinya mesti diWASKAT (pengawasan melekat) oleh atasan langsung. Yaaa, emang udah nasib deh nih…

Ndri, andaikata gue boleh meminta……. Plis donk Ndri, mudah-mudahan elo nggak jadi pindah ruangan ya, Ndri…..

 

 

Fri 12th May, 2006, VS Man

Cecep Gorbachev - CLBK..*suit..suit..*

Cecep ini adalah salah satu dari sekian orang sobat baik saya waktu di SMA 1. Nama aslinya Sutiadi Kusuma, aktivis OSIS, always be our Ketua Kelas and end up as a doctor *periksa gratis donk, Dok!*. Kita temenan mulai dari kelas 2 Bio sampai lulus2an… dan sampai sekarang … Saking deketnya, kami bertujuh (4 cewe, 3 cowo), jadi udah seperti adik kakak/keluarga. Kami semua kenal deket juga sama masing2 keluarga kita. Asyiiikk yach..

Jadi ketika tiba2 setelah coret2 lulus2an Cecep mengajak saya makan malam hanya berdua saja, saya masih menanggapinya dgn asyik. Saya hanya mengira sobat2 cewek lainnya lagi ngga bisa ikutan, saya bahkan nggak realize bahwa malam itu adalah malam minggu. Setelah makan malam selesai dan dia tiba2 lebih banyak diam di mobil dalam perjalanan pulang, saya masih teteeuuupp ngggak realize. Saya masih asyik2 aja terus ngajak dia ngobrol, ketawa2, cerita2, ngakak2…

Begitu sampai di rumah saya, barulah dia sedikit buka obrolan ringan. Cuma beberapa kalimat.

Selanjutnya tiba2…: "Na, ada yang mau gue omongin nih.. dst… dst.." Terakhir2: "Gue mau elo jadi cewek gue Na.. *gile, jadul banget ya pinangannya..he..he.*. Mampuuuss deh gue!!! Seterusnya saya bengong, speechless, pengen ketawa ngakak sebenernya tapi takut dia tersinggung. Dan tiba2, nggak tau dari mana datengnya, yang keluar dari mulut saya the next second adalah: "Mmmhh… aduuhh Cep, gue kayaknya nggak bisa deh.. dst..dst.. Lalu dia msh ngobrol lagi tp saya udah nggak connect, kemudian dia pamit pulang. Dan itu adalah malam terakhir saya bertemu dengannya.

Tiba-tiba kemarin sore inbox di HP saya berbunyi, datengnya dr Finka, salah seorg anggota gank yg tinggal di Bandung, dan isinya: "Na, tadi abis telp.Cecep ya? Tuh anak jadi keGRan, lgs sms gw. Heran, msh aja ya dia admire loe Na! Kasian kan… Deegg.. jantung saya berasa mau copot. Paginya saya memang contact dia menanyakan kabar ttg rencana reuni angkatan 89 bulan mei ini.

Dalam perjalanan waktu, setelah dia menyatakan cintanya 17 th lalu:
* saya kuliah di Srengseng, dia di YARSI, ketemu hanya 1 kali, kira2 setahun setelah lulus2an, untuk ngumpul2/reuni;
* saya sempat pacaran 2 kali seblm akhirnya nikah sama Daus, tp saya sama sekali nggak tau tentang dia & pacar2nya;
* Th.96 saya nikah, saya undang dia tp dia nggak dateng, hanya mengirimkan ucapan selamat lewat stick merk *papan bunga yang buesaar banget itu lho*;
* 3 tahun kemudian dia menikah, saya tidak datang karena mereka menikah di Cirebon *dapet gadis Cirebon, dokter juga*;
* saya sudah punya 2 anak, yang saya tahu ia juga telah dikaruniai 1 org anak;
* setiap tgl 30 April (my birthday), setiap tahunnya, dia selalu mengirimkan ucapan selamat ultah with puisi *alamak* & menanyakan kabar bapak ibu saya, sementara saya sudah lupa banget nih tanggal ultahnya *tgl berapa ya Cep*; 

Jadi, waktu saya telfon balik ke Finka kemarin, saya makin terkaget2 dengar Cecep ternyata selama ini masih sering sms-an dengan Finka yang isinya masih inget2 peristiwa dgn saya dulu, ngumpul di rumah saya, any details of story about us, bahkan masih sering nanya : kenapa ya Fin dia dulu nolak gue???  Astaghfirullahaladhiimm…

Saya masukkan story ini di VS man, karena:

1. Hubungan saya emang nggak pernah sukses sama laki-laki yang masuk kategori :

pemalu,
introvert,
nervous ama cewek,
cuek ama cewek (type konvensional)
or kurang struggle, means baru kenal bentar langsung nembak, atau nembak terus lsg ngarepin jawaban cepet2

2. Di satu sisi, i’m an outgoing person, tapi ketika tiba2 ada laki2 yang mendekati saya, saya jadi ketakutan, minder, dll. (it happens all the time). Nggak tau kenapa, for some reason, i sometimes put a man as my versus (no wonder i have this category !).

3. Menurut saya, saya type wanita yang sukaaaarrr banget jatuh cinta (untung nggak end up jadi prewi tuwir..!!)

So Cep, andaikata elo dulu mau sabar dikiiiiiit aja, mungkin kita bisa sempet pacaran yach..he..he.. Karena waktu itu gue maybe nggak bermaksud nolak elo, maybe gue cuma perlu waktu aja. Untuk ngubah perasaaan gue, dari adik kakak jadi pacar (yg mesti ada "seerr / click" nya dikit kan).. atau kenapa juga elo nggak manfaatin Finka and Lay untuk jadi "negosiator" kita..hwuakaakakakakkkk…

Dan kalo elo sempet baca blog ini *someday*, gue minta maaf karena udah bikin diri elo jadi miserable. Gue nggak pernah bermaksud untuk nyakitin hati elo, ataupun mempermalukan elo. Mungkin timingnya aja yang nggak pas, dan emang guenya aja yang orangnya weird/susah.

I guess, we’re now has become two different responsible adult. Each of us has already raising a family, me either you have already got a wonderful spouse and sweet kids. Why don’t we just close the book? So you willl free my guilty feeling… :-)

I always love you Cep, as my very best friend, as my brother too. Okaaay….

… Thank God for giving me this lesson …. 

 

 

 

 

Mon 24th Apr, 2006, VS Man

You’re 100% NOT strange..

Alhamdulillah, case closed, in peace. Ketidaknyamanan bbrp waktu yang lalu bener2 ngga asyik banget buat saya karena pekerjaan mengharuskan saya bertemu setiap hari. Sementara saya dalam kondisi yang udah freak out/sebel/bete banget, tapi ternyata satunya lagi malah nggak mudenk *ngerti* sebab musababnya… hallaah… Tapi untungnya, justru karena kenggakngertian itu, dan dia curhat ke temen saya satu lagi yang pakar *ehm..pakar kan?!..*, akhirnya semuanya jadi terpecahkan.

Ternyata "manusia ini" hanya belom terbiasa dengan kegiatan yang satu itu *hhaaahhh..bingung*, sementara sayanya terkaget2 dengan how he’s being so rude/sarcastic.. hiks..hiks… Dan intinya saya memang harus bisa lebih mahfud..eh mahfum..eh maklum.. bahwa he’s kind of man who is in Number 1 category. Kalo berharap mau dipusingin soal woman, chatting, pinky, gossip, and other women things, so only in your dream… he..he.. You’re 100% NOT strange, you’re just different.

Jadi seneng juga akhirnya "manusia itu" sekarang udah bisa nulis sesuatu yang at least nicer & membuat saya nggak "freak out" lagi. Gitu donk, bro… he..he.. Tapi teteeuuupp nih, saya masih belom berani alias parno untuk memulai/membuka percakapan untuk sekedar ngobrol di alam maya dan lebih baik ngobrol beneran dengan manusia ini karena berasa lebih enak ngomongnya. Dan lucunya setelah kejadian itu, dia yang tadinya sesekali mencoba menyapa saya meskipun dengan kalimat: Heeh… lagi apa lu…! *this is what i mean*, sejak kejadian ini tidak pernah mencobanya lagi. Mungkin juga ia masih freak out dengan sumpah serapah Kapten Haddock saya, yang menyatakan keberatan saya terhadap kiat2 ber-ngobrolnya dia. Sedih juga sih, karena artinya keinginan saya untuk digging more deeply, seperti yang saya lakukan ke kamu-kamu semua,  jadi berkurang. Padahal "sharring" is my middle name *huehahhaha..*dan sebenernya saya akan merasa seneng banget lho kalo diinvite, even cuma dengan 2 kata manis… like Hai, Rin.. or pagi Rin..or pagi.. with smile emoticon… Mmhhh.. how sweet…

Tapi udahlah, yang penting hubungannya udah enak lagi, terutama buat saya *lha wong dianya ngga berasa apa2…hihi..*. Artinya emang nggak bisa berharap banyak bisa sharing yang gila2an gituuu, yang a little bit open your heart… dengan kategori maskulin ini.  Seperti saya sharing ke makhluk2 mars lainnya disini.

And for you, my dear "Pakar", thanks a bunch yach. Mmuuuaaaaaahhhh… I owe you for this one…wuekakakakak..

Thu 13th Apr, 2006, VS Man

You’re 100% strange

Ternyata emang bener, sampai udah pacaran 4x, finally got maried and living together with the same man for almost 10 years, saya ngga pernah bisa ngerti 100% about man. Kadang mereka berpikir kalau nggak diungkapin, artinya kita udah ngerti. Sementara nggak semua masalah bisa dikategoriin implisit kayak gitu kan…

Sama kejadiannya dengan teman saya ini. Beberapa menit sebelumnya dia baik banget sama saya, ketawa/i, & sempet ngejahilin saya, tiba-tiba in the next second setelah dia jawab YM saya dgn sedikit kata pembukaan, n selanjutnya… dicuekin abiizzz!!. *garing banget kan lo..* Ga tau kenapa, ga ngerti problemnya apa, perasaan saya juga belom sempet ngomong apapun. Saya cuma nawarin sesuatu untuk dibaca.. At least, if you’re so busy just SAY SO. Or if you don’t want to be disturb, please again just say to me, or you can put "BUSY" on your status message. It’s fine with me cause I can chat with my other friends here, who don’t do such annoying thing like you did.. *sighs bin kesel*. You’re 100% strange!

Tiga hari ini *after long week-end*, nggak tau kenapa bos2 gue 2 orang itu lagi seneng2nya meeting, mulainya sore2 lagi. Yang barang2 berharga mereka masih pada ada di dalem ruangannya, trus kadang mereka masih minta ini/itu ke saya, so saya ga bisa kabuuurr. Tapi kacaunya di lt. 3 sini, suasana diatas jam 1/2 6 sore menjadi begitu mencengkeram…taelaa… Saat itu udah nggak ada lagi makhluk2 di lt. 3, sejak jam 5 teng geromboloan dosen2 jikom pada dadah-dadah ke saya *elfi dengan cengar cengir jahilnya.. awass lu yah* hilang dibalik lift, lalu langit mulai gelap, lalu satu persatu smiley kalian di list YM saya menghilang, redup.. satu persatu, sepiii, sunyi.. Cuma ada suara radio menemani.

So i really need a friend to chat with. I just need your company, supaya saya berasa masih ada orang/temen disini, supaya suasana sepi dan seramnya ngga terlalu terasa buat saya. Alhamdulillah masih ada beberapa orang *workaholic binawan* yang bersedia saya ganggu waktunya, untuk sekedar ngobrol and bercanda *thanks arief, sinta, taufiq, muklas..*.

Tapi kalau kamu merasa terganggu oleh saya, atau mungkin ternyata kamu nggak suka chat di YM, ya okay, sorry dorry deh kalo gitu. Saya asyik-asyik aja koq, no problem at all. But next time, please  don’t do such a thing like that, cause it hurts me.

Mungkin satu hal yang kamu perlu tau, nggak semua wanita bisa kamu gituin. Nggak semua wanita bisa grab apa yang kamu mau tanpa kamu berkata apapun. Dan sayangnya, saya termasuk salah satu diantaranya. Kadangkala suami saya juga masih kerap bersikap seperti itu, hanya frekwensinya semakin lama berkurang. Mungkin saya memang harus lebih realize (or logic?) kali yach.. bahwa makhluk mars itu memang begitu… Or anggep aja mereka juga punya PMS :-) .