Summary of the week
DAFA’S BIRTHDAY - MONDAY, 9 APRIL
Dafa, si kakak endut - jagoan saya satu itu berulang tahun yang ke-8. Tanpa sepengetahuannya, tepat jam 12 malam, kami bertiga (Rerel yang biasanya sudah tidur lelap, tapi malam itu ia dengan setianya melek karena ingin memberi kado untuk sang kakak), lengkap dengan kado di tangan masing-masing, membangunkan Dafa. He..he… tapi ternyata nggak semudah yang kami bayangkan. Mata Dafa teteeeuupp terpejam, meski sudah berkali-kali dipanggil, sudah saya goyang-goyangkan tubuh suburnya berkali-kali, pipi chubbynya sudah juga saya ditepuk-tepuk, sampai-sampai adik Rerel ikut sibuk menaiki punggung kakaknya, tetapi mata Dafa tetap terpejam. Bahkan ia sempat agak marah karena mungkin masih mengantuk berat dan merasa terganggu. Halaahhh.. Pphheeewww..!! Kira2 10 menit kemudian akhirnya ia mau juga membuka matanya, meski masih bingung dan kaget. Tetapi begitu melihat banyaknya kado di sekeliling tempat tidurnya, ia langsung melek lebaar, sambil tersenyum…. He..he.. Kami menyalaminya, berdo’a bersama dalam malam, no birthday cake, no candles either, menu kami malam itu cukup dengan nasi goreng telur mata sapi dan sate sosis, menu favoritnya plus teh manis hangat. He was so happy, karena mainan impiannya, Gundam series 1 set + Mono Kurobo stationery set pesanannya, sudah di tangan. Happy Birthday Bro, happines always, wish you all the best, makin sayang sama kami semua, makin pintar dan menjadi anak shaleh.
Besoknya ada kejutan kado dari tante Yanti alias Ibu Kabag Teteh..he..he… *thanks ya tante*. Plus dari kakak-kakak sepupunya.
PIPI PEYOT - BIBIR DOWER - KUPING CAPLANG
My little princess, Rerel, sudah 2 minggu ini punya kebiasaan baru. Entah dia dapat dari mana, dari siapa. Yang jelas sejak 2 minggu terakhir ini, setiap kali dia akan mulai minum susu botolnya, dia selalu mencari pipi, bibir dan kuping saya untuk dijamahnya. Tangan satu ia pakai untuk memegang botol susu, sementara tangan satu lagi bergerilya mengelus-elus pipi saya, mencubit-cubit bibir bawah saya, dan pindah memegang kuping saya. Akhirnya saya mengajari istilah baru untuk Tri Indera (kalau lima kan Panca Indera.. halaaahh) saya itu, pipi peyot ketika ia mengusap pipi, bibir dower ketika ia mencubit bibir dan kuping caplang ketika ia memegang kuping… He..he..
Walhasil, pipi saya yang seiring usia sudah mulai nggak kencang, belakangan jadi makin peyot beneran..*blushing*. Bibir saya, karena kadangkala dia mencubitnya pada saat kuku tangannya panjang karena belum sempat digunting, belakangan ini jadi sering sariawan…*aduuhh, periih nih Bunda Rel…*. Kalau kuping saya agak aman karena ternyata dia lebih tertarik dan lebih senang menjamah kuping kakaknya yang memang besar & caplang. Masalahnya ketika saya kerja, dia tetap melakukan kebiasaannya itu. Akhirnya pasukan perempuan di rumahlah yang kena sasaran. Kalau pas kebetulan minum susu dengan mbak, ya Tri Indera mbaknya yang kena. Kalau kebetulan minum susu pas mau tidur dengan Andungnya (neneknya, mama saya yang asli Padang), ya Tri Indera Andunglah yang jadi sasaran gerilnya…*sorry ya Ndung…*.
Rel.. Rel.. gaya baru kamu itu bener-bener bikin Bunda gemes deh Rel, dan itu yang suka bikin Bunda kangen inget kamu kalo Bunda lagi di kantor, inget tatapan muka kamu kalo lagi minum susu sambil baring sama Bunda, sambil megang pipi peyot, bibir dower and kuping (nggak) caplang Bunda… *sambil senyum-senyum sendirian*…