Finally … [ sequel of “Intersection” ]
Hanya beberapa saat berikutnya Alhamdulillah saya telah menemukan ikhlasnya. Secara setelah mencoba berdiskusi dengan Big Boss ternyata dia mengatakan bahwa being ——– is not only the suitable choice for my new position *halaahh.. kocak juga nih* dan juga merefer hasil test saya saat ini yang belum memungkinkan, akhirnya dengan berbagai pertimbangan kami memutuskan satu jabatan baru untuk saya. Akhirnya plonk hati saya, dan mulai bisa grin lagi…
Hhmmmff.. meskipun sebelumnya lingkungan baru ini belum pernah saya "jamah" sama sekali, and it’s not even my social life..he..he.. Tetapi saya yakin, saya dan mereka akan dapat bekerjasama secara sinergi dan melebur menjadi satu. Insya Allah. *jujur : blank beneran sama situasi & kerjaan berikutnya disana*. Tambahan lagi calon bawahan saya *ceilee.. gaya..!* asalnya juga bukan dari tempat baru ini, tapi dari luar BNWN.. halaahh… bakalan sama-sama ‘ngeraba’ lah jadinya… Tapi oke juga, justru disitu letak challengenya..
*****
I should be thankful to you, Bro.. Meskipun kemarin kita sempet selisih pendapat, karena seolah2 kemarin itu you gave me no choice padahal ternyata enggak. Tapi akhirnya aku sadar bahwa tanpa bantuan kamu and juga Bode (Boss Gede), aku nggak mungkin akan sampai pada posisi ini. Even sampe sekarang aku masih nggak yakin apakah aku bisa (Bismillah aja), even sometimes I still put you as a psycic (karena dengan sok teunya pake mention ke bos kalo aku bisa jadi —– inglis yang bagus and bakalan lulus tes) and also a superman (karena emang suka sok superman yang nggak butuh bantuan dari siapa2, padahal udah jelas2 palugada kayak gitu kan.. halahh..) … But now I realize that you are also a warm and beloved co-worker… he..he..*boleh GEER dikitlah*.
*****
A lot of finally then :
* Finally, I got promoted.. cihuuy!!.
* Finally, gaji juga naiklah, sedikiiit.. *ngileer* (setelah dipikir2, mau naikin gaji saya aja, koq sampe repot2 naikin jabatan kayak gini ya. Ya udah, dinaikin aja kenapa, nggak usah pake mikir dua kali..he..he.. Masalahnya memang disini nggak ada rumusan annualy raise-up salary spt di tempat lain/kantor lama saya, yang tiap awal tahun automatically raise-up 10%-20%/adjusment gaji ngikutin inflasi..).
* Finally, akhirnya saya ngerasain juga ‘ngebase gawe’ di Lantai 2 (setelah sebelumnya menjelajah di Lantai 1 dan lantai 3) sehingga bisa nambah kenalan makhluk disana, baik makhluk hidup beneran maupun makhlus2 halus lainnya yang memang banyak beredar di gedung kantor kami ini…he..he…
* Finally, saya punya anak buah.. halaaah…*norak mode on*.
* Finally, another challenge, another (more) responsibilities…*feel clueless*
** And… Finally, you sign me, God. Alhamdulillah, I really thank You, coz You’re the One who makes all these coming through… *with a huge ikhlas*